Documentary Month

 

Droits de l'Homme

documentary film screenings about Human Rights

every saturday at 1 pm in CCF Salemba & CCF Wijaya from 1 to 29 november 2008

everyday at 2.15 pm, 5.30 pm and 7.30 pm at Kineforum TIM from 24 to 30 november 2008


In order to celebrate the 9th edition of French Documentary Month and  the 60 th anniversary of Declaration of Human Rights in United Nations Organisation on the 10th of December 1948, the French Institute in Jakarta in collaboration with KINEFORUMDewan Kesenian Jakarta (Jakarta Arts Council) presents a documentary program about « Human Rights ».

This compilation consist of 17 documentary proposing different points of view that questioning the Human Rights condition in the present world along with other themes about the principles of Human Right's Declaration. Though most of the documentary are produced in France, some world-class filmmaker are also presented such as Patricio Guzman (Chili), Weijun Chen (China) and Vitali Kanevski (Russia).


CCF Salemba

sabtu 8 november pk. 13.00

 

KINEFORUM

selasa 25 november pk. 19.30

jumat 28 november pk. 19.30


Le Cas Pinochet

karya Patricio Guzman
2001, 110 minutes, versi spanyol teks inggris

Pada tahun 1998, jenderal Pinochet berangkat ke Inggris untuk bersenang-senang. Ia tinggal disana selama lebih dari 500 hari dan ditangkap atas perintah hakim asal Spanyol Balthasar Garzon untuk menjadi tahanan rumah. Patricio Guzman yang berasal dari Chili, pergi ke Paris pada waktu itu dan langsung membuat proyek dokumenter mengenai satu-satunya peristiwa unik dalam sejarah : seorang diktator yang ditakuti oleh hakim mancanegara setelah 25 tahun berkuasa.

Patricio Guzman membuat film yang sangat dalam : diawali dengan tanah kering di Chili sebagai usaha untuk menemukan kembali jejak orang yang hilang dari regim yang masih saja tidak mengakuinya. Kita juga diajak untuk menggali kenangan dari mereka yang menjadi saksi penyiksaan berat di penjara. Kita menggali untuk dapat memahami alasan-alasan terdalam yang dapat kita simpulkan dari peristiwa tersebut.


Semaine de la Critique, Cannes 2001

Grand Prix, FID Marseille 2001


CCF Salemba

sabtu 1 november pk. 13.00

 

KINEFORUM

senin 24 november pk. 14.15

kamis 27 november pk. 19.30

 

 



Le Cercle des noyés

karya Pierre-Yves Vandeweerd
2007, 75 minutes, versi prancis teks inggris

“Lingkaran mereka yang terbenam” adalah nama yang diberikan kepada para tahanan politik hitam di Mauritania yang dikurung mulai tahun 1986 di benteng bekas koloni Oualata. Ba Fara adalah salah satu dari mereka. Bersama-sama ia menulis satu dari banyak halaman gelap dari sejarah kontemporer Mauritania.

Diceritakan dengan bahasa rakyat jelata, film ini lebih intens dan penuh harga diri. Seperti Abdellatif Laabi, narator membangkitkan kehidupan para pekerja paksa bersama kawan-kawannya yang malang. Semua jenis penghinaan pernah mereka alami. Kerja paksa, siksaan, kelaparan dan penyakit yang menimpa mereka yang terasing selama bertahun-tahun yang lalu, tanpa ada kontak dengan dunia luar.



KINEFORUM

senin 24 november pk. 17.30

jumat 28 november pk. 14.15

 


De guerre lasses

karya Laurent Bécue-Renard
2003, 98 minutes, versi asli teks inggris

Di Srebrenica, sekitar 7000 pria menghilang pada tanggal 12 Juli 1995 dan menjadi korban kekejaman militer. Istri, ibu, saudara perempuan, tak jemu-jemunya mencari, menanyakan dalam keheningan dan penderitaan tanpa henti. Asosiasi Vive Zene berdiri dengan misi menampung wanita-wanita dari Bosnia yang mencari kembali kehidupan mereka.

Selama setahun, sutradara mengikuti tugas asosiasi ini. Sebuah kesaksian mengenai rekonstruksi yang sulit untuk kembali kepada kehidupan dan harga diri mereka.


Prix du Film de la paix au Festival International du Film de Berlin 2003


CCF Wijaya

sabtu 15 november pk. 13.00

 


Guerre et santé

karya Michel Vuillermet
1996, 52 minutes, versi prancis teks inggris

Dengan mengubah keluasan dan sifatnya, perang masa kini membuat masyarakat luas sebagai korban utama. Dilahirkan pada akhir abad ke-19 oleh Henri Dunant, kegiatan kemanusiaan berusaha menjawab kebiasaan buruk kematian sebagai akibat dari pertikaian besar.

Melalui berbagai pengakuan dari dokter-dokter di medan perang, film ini menapak tilas sejarah tragis dari aksi kemanusiaan yang pada tahun 1994 menimpa Rwanda.



CCF Wijaya

sabtu 8 november pk. 13.00

 

KINEFORUM

rabu 26 november pk. 17.30

minggu 30 november pk. 17.30


Invente-moi un pays

karya Catalina Villar
2005, 58 minutes, versi prancis teks inggris

Catalina Vilar mengajak anak-anak yang belajar hidup di pengasingan di Prancis untuk membuat film mengenai mereka : sebuah film pendek fiksi dimana proses pembuatannya menjadi materi sebuah dokumenter. Mereka berumur antara 8 dan 12 tahun dan tinggal di sebuah CADA (pusat penampungan bagi para peminta suaka) di kota Melun. Mereka meninggalkan negara mereka yang dilanda perang atau dalam ketegangan yang sengit. Bersama-sama mereka menyatukan kisah seorang anak yang tinggal di negeri jauh tanpa ada pilihan lain. Anak ini melakukan perjalanan panjang dan akhirnya tiba di Prancis dimana ia harus memulai sebuah kehidupan yang baru.

Kisah ini sesungguhnya seperti kisah mereka sendiri. Sarasehan film menjadi ladang bagi anak-anak untuk mengungkapkan kenangan-kenangan mereka. Mengajak mereka terlibat dalam segala diskusi mengenai rasisme atau agama ataupun berbagi pengalaman mengenai Prancis...



KINEFORUM

rabu 26 november pk. 17.30

minggu 30 november pk. 17.30


Leçon de Biélorusse

karya Miroslaw Dembinski
2006, 56 minutes, versi asli teks inggris

Tak lama setelah runtuhnya Soviet, angin kebebasan berhembus di Universitas Minsk. Namun dengan hadirnya Lukachenko pada tahun 1995, Bielorusia menjadi kelam kembali di bawah pemerintahan diktatur. Walaupun ditekan habis-habisan, kaum muda dari negara ini mencoba bertahan terhadap pemerintah yang berkuasa.

Intelek dan berbakat, para mahasiswa bergerak dan menuntut demokratisasi di Bielorusia. Mereka mengungkapkan suara mereka dengan berbagai cara, terutama dengan musik yang menjadi semacam tali pengikat. Mereka sangat yakin bahwa suatu hari nanti Bielorusia akan menjadi negara yang merdeka.


Festival International du film documentaire, Amsterdam 2006

Festival du Film de Cracovie 2007

Festival International des droits de l’Homme – One World, Prague 2007


CCF Wijaya

sabtu 22 november pk. 13.00


La liste de Carla

karya Marcel Schüpbach
2006, 105 minutes, versi prancis teks inggris

Di tengah-tengah sidang Mahkamah Internasional untuk ex-Yugoslavia, Carla del Ponte berusaha mendapatkan surat penahanan para penjahat perang yang masih bebas. Untuk pertama kalinya sebuah kamera masuk ke dalam ruang sidang Mahkamah Internasional dan mengikuti rutinitas kerja seorang jaksa bersama anggota-anggotanya dari Den Haag sampai New York melewati Belgrade, Zagreb, Luxemburg dan Washington.

Sementara itu di Bosnia, sepuluh tahun setelah peristiwa Srebrenica, banyak perempuan menanti ditegakkannya keadilan. Mereka adalah orang yang selamat dan bisa meloloskan diri dari pembantaian dan mereka bertanya : apakah Mahkamah Internasional masih dapat dipercaya?



CCF Salemba

sabtu 15 november pk. 13.00

 

KINEFORUM

senin 24 november pk. 19.30

kamis 27 november pk. 17.30

 


Nous, les enfants du XXe siècle

karya Vitali Kanevski
1994, 87 minutes, versi asli teks inggris

Vitali Kanevski, sutradara dari “Bouge pas, meurs et ressucite”, menemui anak-anak muda Rusia di berbagai lorong dan gudang, pusat-pusat rehabilitasi dan penjara anak-anak. Ia juga merekam anak-anak jalanan di Saint Petersburg dan Moskow, gelandangan yang tak berbahaya, anak-anak perokok dan juga perampok bahkan pembunuh, untuk membuat sebuah dokumenter realita yang menunjukkan dunia kelam yang bengis.

Kanevski mengajak penonton untuk turun ke jurang neraka dan menyelami jiwa para kriminal, besar maupun kecil. Sebuah film yang keras dan kejam yang menggambarkan sebuah potret masyarakat yang kebingungan dimana walaupun sesungguhnya anak-anak ini adalah korban sosial, mereka tidak dapat menanggung seluruh tanggung jawab ini.


Grand Prix du Festival Dei Popoli et primé au FIPA, 19


KINEFORUM

selasa 25 november pk. 17.30

minggu 30 november pk. 14.15

 


Le Prêt, la Poule et l’œuf

karya Claude Mouriéras
2002, 78 minutes, versi prancis teks inggris

“Buusaa” adalah sebuah bank micro kredit dari Ethiopia yang didirikan oleh mantan militan dengan tujuan memberi pinjaman uang bagi mereka yang sangat membutuhkan yang dikumpulkan menjadi peminjam solidaritas.

Claude Mouriéras mengikuti Adam yang berjuang agar wanita-wanita di desanya dapat keluar dari jerat kemiskinan dimana ia juga berusaha menjalankan operasi tersebut... Namun berhadapan dengan kesulitan pengembalian pinjaman, semangat para perwakilan dari “Buusaa” menurun lantaran keragu-raguan klien mereka... Masalah mempertahankan hidup sehari-hari mengajak kita untuk berpikir kembali mengenai konsep ideologis dan menunjukkan bagaimana niatan baik seseorang dapat terbentur pada realitas ekonomis negara-negara di Selatan.


Prix aux festival Cinéma du réel & FIDMarseille, 2002


KINEFORUM

kamis 27 november pk. 14.15


Les Petits soldats

karya François Margolin
2004, 84 minutes, versi inggris

Setelah 14 tahun terbenam dalam perang sipil, Liberia menjadi sebuah negara yang kosong dimana anak-anak menjadi tentara yang berkeliaran bebas. Berumur antara 9 sampai 17 tahun, laki-laki maupun perempuan. Untuk pertama kalinya mereka menceritakan bagaimana mereka hidup dan menderita. Secara rinci mereka menjelaskan peperangan dan kisah hidup, penculikan, pelucutan, pembunuhan, pemerasan, pemerkosaan... namun juga harapan kanak-kanak mereka : bertemu kembali dengan ayah dan ibu, pergi ke sekolah.

François Margolin menanyai brigade anak-anak dengan nama panggilan perang yang menganggap diri mereka sebagai “pemberontak barbar” yang berjuang melawan pemerintahan. Dalam berbagai kelompok LSM dan MSF (Dokter lintas batas) di Monrovia, anak-anak pengungsi, ex tentara LURD, menemukan kata-kata mereka untuk mengungkapkan kekejaman dan rasa bersalah untuk semua, hasrat untuk kembali ke kehidupan normal.



KINEFORUM

rabu 26 november pk. 19.30

sabtu 29 november pk. 19.30


S21, la machine de mort khmère rouge

karya Rithy Panh
2003, 105 minutes, versi asli teks inggris

Di bawah Pol Pot dan rejim Khmer Merah, antara tahun 1974 dan 1979, lebih dari 20.000 orang ditangkap, diinterogasi, disiksa lalu dieksekusi di pusat rehabilitasi dan hukuman di jantung kota Phnom Penh, S21.

Rithy Panh berusaha memahami bagaimana partai komunis demokratis di Kamboja mengorganisir dan melaksanakan sistem politik eliminasi mereka. Selama hampir tiga tahun, sutradara melakukan pencarian yang panjang dari tawanan yang lolos (tujuh orang selamat), dan juga mantan algojo mereka. Ia berhasil meyakinkan kedua pihak yang berlawanan itu untuk memberi kesaksian di lokasi yang sama yang diubah menjadi museum genosida. Mengkonfrontasikan algojo dengan korbannya, Rithy Panh membuat sebuah refleksi yang menakjubkan dari mekanisme pemerintahan totaliter.


Plusieurs prix en Europe, notamment au Festival International des droits de l’Homme – One World, Prague 2004

URTI, Montecarki 2003

Festival International du film des droits de l’Homme, Nuremberg 2003

halaman berikutnya...

         

         

                     

developed by digitaldevelopment.com

CCF / Pusat Kebudayaan Prancis

Jalan Salemba Raya 25, Jakarta 10440
Phone : ++62-21 390 85 85 Fax : ++62-21 390 85 86